Logo Unpar

UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN


Lembaga Penjaminan Mutu

Logo LPM

More Website Templates at TemplateMonster.com!

Lembaga Penjaminan Mutu

Dilandasi kesadaran bahwa keberadaan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kini dan masa mendatang sangat tergantung dari mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, maka pada tanggal 14 Oktober 2005 diselenggarakan Semiloka Quality Assurance di Aula Universitas Katolik Parahyangan, Jalan Merdeka 30, Bandung. Semiloka mengundang pembicara Prof. Dr. Johannes Gunawan, SH, LLM (dosen tetap Fakultas Hukum Unpar) yang menyampaikan topik Pedoman Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Dr. Ir. Toni Atyanto Dharoko, M.Phil (Kantor Jaminan Mutu Universitas Gajah Mada).

Sebagai kelanjutan dari komitmen untuk menjamin mutu Universitas Katolik Parahyangan, Pengurus Yayasan Unpar mengambil kebijakan untuk merancang, menetapkan, dan melaksanakan suatu sistem pengelolaan mutu Unpar, yang disebut Sistem Penjaminan Mutu - Universitas Katolik Parahyangan, disingkat SPM-Unpar.

Untuk melaksanakan perancangan SPM-Unpar, Pengurus Yayasan telah membentuk sebuah Tim SPM-Unpar.  Anggota Tim SPM-Unpar terdiri dari atas unsur-unsur Pengurus Yayasan Unpar, Senat Universitas, dan Pimpinan serta Staf Universitas. Tim SPM-Unpar mulai bekerja pada medio tahun 2006. Pada bulan Oktober 2007 telah menyelesaikan 2 buku. Buku I tentang Garis Besar Kebijakan SPM-Unpar dan Buku II tentang Manual SPM-Unpar. Kedua buku tersebut, terutama Buku II, telah dapat digunakan oleh penentu standar yaitu Pengurus Yayasan Unpar dan Universitas untuk merumuskan dan menetapkan substansi dari 136 standar turunan yang dijabarkan dalam 17 standar (termasuk 8 standar minimal nasional, sebagaimana ditetapkan dalam PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan). Setelah substansi standar turunan ditetapkan, maka berbagai dokumen sebagai alat pengendali pelaksanaan SPM-Unpar dirancang dan ditetapkan.

Pada bulan September 2008, Tim SPM-Unpar telah berhasil menyelesaikan Buku III, yaitu Standar di dalam SPM-Unpar. Bersamaan dengan proses penyusunan Buku IV yang berisi borang/formulir yang diperlukan di dalam SPM-Unpar, buku Standar telah mengalami perubahan setelah melalui sejumlah lokakarya SPM-Unpar.

Serangkaian kegiatan lokakarya dan sosialisasi SPM-Unpar kepada seluruh pemangku kepentingan internal Unpar telah dilakukan antara lain pada tanggal 5 Juli 2008 (dengan pembicara Prof. Dr. Johannes Gunawan SH., LLM., dosen tetap Unpar), 18-20 Maret 2010, 26-28 Juli 2010, dan 13 Januari 2011. Dalam lokakarya pada tanggal 13 Januari 2011 tersebut terdapat beberapa pembicara yaitu Prof. Satria Bijaksana (menyampaikan Model Implementasi SPMI di ITB), Dr. Ir. Retno Indrati (menyampaikan Teknik Pelaksanaan Manajemen Mutu di UGM), dan Tumpal Siregar, MBA (menyampaikan Kinerja Pendidikan Tinggi berbasis Malcolm Baldrige Criteria).

Sebagai salah satu bentuk keberhasilan pelaksanaan SPM-Unpar, pada bulan April 2008, Unpar memperoleh Sertifikasi Akreditasi Institusi dengan peringkat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, serta pada bulan Oktober 2008 memperoleh Piagam Penghargaan Nomor 3512/D/T/2008 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi atas keberhasilan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi.

Untuk lebih meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan SPM Unpar, pada bulan Januari 2011 dibentuk Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang dipimpin oleh Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D. Dalam perkembangan selanjutnya, Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D. diangkat sebagai Rektor Universitas Katolik Parahyangan dan Kepala LPM dijabat oleh Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D.

Pada tanggal 2 April 2012, Rektor Unpar mencanangkan segera resmi implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Unpar di seluruh unit kerja yang menandai semakin tingginya kesadaran berbudaya mutu di seluruh komunitas Unpar.  Sebagai kelanjutan dari perancangan implementasi SPMI tersebut, pada tanggal 11 Juli 2012 dan 5 September 2012 telah dilaksanakan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) yang diikuti oleh calon-calon Auditor yang berasalah dari dosen tetap Unpar. Dari kedua pelatihan tersebut telah dihasilkan 26 Auditor Mutu Internal. Selanjutnya pada tanggal 24 Juli 2012, LPM menyelenggarakan Sosialisasi AMI yang diikuti oleh selurh pimpinan unit kerja di Unpar. Adanya Auditor Mutu Internal ini sejalan dengan amanat Undang-undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 52, dimana penjaminan mutu pendidikan tinggi dilaksanakan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar. Selain itu Auditor Mutu Internal di bawah koordinasi Lembaga Penjaminan Mutu Unpar juga melakukan fungsi evaluasi di dalam SPMI-Unpar.

(Update Februari 2016).